Selamat Datang | |


Headlines News :
expand
Home » , » Pemekaran Buton Tengah dan Muna Barat Tetap Prioritas DPR RI

Pemekaran Buton Tengah dan Muna Barat Tetap Prioritas DPR RI

Penulis : Kiki Andi Pati | Senin, 06 Mei 2013 | 18.17.00 WITA

Umar Arsal, anggota DPR RI asal Sultra saat ditemui di rumah aspirasinya / Foto: Kiki Andi Pati
 
Kendari -- Pemekaran dua kabupaten di Sulawesi Tenggara yakni Buton Tengah dan Muna barat akan menjadi prioritas Anggota DPR RI, Umar Arsal asal daerah pemilihan Sultra.
 
"Setelah selesai reses DPR RI, pembahasan selanjutnya yang akan disampaikan di DPR RI dan pemerintah pusat yakni dua kabupaten baru lagi yang akan dimekarkan dari Sultra yakni Buton Tengah dan Muna Barat," kata Umar yang merupakan Dapil Sultra, Minggu (5/5/2013).

Namun demikian, pihaknya belum ia belum bisa memastikan daerah mana yang lebih prioritas, Buton Tengah atau Muna Barat. "Bukan wewenang saya untuk menilai mana yang lebih pantas untuk mekar terlebih dahulu," ucapnya.
 
Sebab nanti bisa menjadi polemik di masyarakat, akan tetapi yang jelasnya dari dua wilayah yang sudah masuk agenda pemerintah dan DPR untuk dimekarkan.  

Sebelumnya, pihaknya telah mendorong Kabupaten Konawe Kepulauan untuk segera dimekarkan, hal itu telah disetujui oleh pemerintah pusat. Namun, tidak berhenti sampai disitu saja, pihaknya akan terus memperjuangkan daerah baru yang masuk dalam rencana pemekaran kabupaten baru di Sultra.

"Pemekaran di suatu wilayah itu harus dilakukan satu-satu, tidak bisa sekaligus dua kabupaten karena anggaran pemerintah pusat juga terbatas, kalau pemekaran pasti membutuhkan anggaran, jadi bertahap karena di provinsi lain juga punya usulan daerah yang akan dimekarkan," pungkasnya.

Enam wilayah yang diusulkan pemerintah untuk segera dimekarkan menjadi kabupaten baru yakni Muna Barat dan Kota Raha (pemekaran Kabupaten Muna), Buton Tengah dan Buton Selatan (Kabupaten Buton), Konawe Kepulauan (Kabupaten Konawe) dan Kolaka Timur (Kabupaten Kolaka), dua kabupaten telah disetujui yakni Kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Konawe Kepulauan.
 
Sementara itu, wakil ketua DPD RI, La Ode Ida sangat menyayangkan aksi yang dilakukan sejumlah mahasiswa yang mengatas namakan Barisan Muda Muna Barat (BMMB) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara.
 
Menurutnya, mahasiswa tidak perlu membuang-buang waktu dan menghabiskan tenaganya untuk melakukan unjuk rasa jika hanya menuntut pemekaran di Muna Barat.

"Pemekaran itu tidak akan terjadi jika pemerintah tidak memperjuangkannya, harusnya bisa sedikit lebih sabar, pemerintah saat ini juga sedang berusaha untuk memperjuangkan pemekaran Muna Barat," katanya, Minggu (5/5/2013).

Pasalnya lanjut Ida, tidak mudah untuk memperjuangkan pemekaran suatu wilayah baru, apalagi daerah baru yang akan dimekarkan di Sultra diusulkan tujuh wilayah baru.

"Bukan hanya Sultra yang mengajukan untuk dilakukan pemekaran, tetapi ada juga provinsi lain, bahkan rata-rata untuk provinsi lain itu hanya mengusulkan dua wilayah, Sultra sendiri mengusulkan enam, sudah ada dua yang diamini yakni Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe Kepulauan," tukasnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat yang melakukan unjuk rasa agar tidak melakukannya lagi, melainkan bersama-sama untuk mendorong upaya pemerintah.

"Kalau bisa, apa yang dilakukan pemerintah harus didukung sehingga dengan langkah seperti itu akan mempercepat proses pemekaran Kabupaten Muna Barat, kalau hanya unjuk rasa dan menduduki kantor dewan itu akan buang-buang tenaga dan memperlambat proses pemekaran, jangan sering menyalahkan pemerintah,"
tutup La Ode Ida.  (qq)


Editor & Published : Kiki Andi Pati | Senin, 06 Mei 2013 | 18.17.00WITA | Tag :

Copyright © 2014

QQ Blog | Share :

Penulis : Kiki Andi Pati

Anda baru saja membaca Berita tentang Pemekaran Buton Tengah dan Muna Barat Tetap Prioritas DPR RI yang ditulis oleh Kiki Andi Pati pada hari Senin, 06 Mei 2013. Terimakasih atas kunjungan Anda pada Blog Berita ini. Kritik, Saran dan Komentar tentang Pemekaran Buton Tengah dan Muna Barat Tetap Prioritas DPR RI dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

0 komentar:

Tell us what you're thinking... !


 


Kanal Lainnya : Kompas.com | BauBauPos | Suara Kendari.com
Copyright © 2011. QQ Blog Berita ~ All Rights Reserved
Design by @zhoelyudhiztira
Powered by Blogger
QQ Blog Berita ~ Copy Paste Sertakan Link Sumber | Kompasiana